Tips Bisnis Preloved, Jadi Ide Cuan Tambahan!

  • 2 min read
  • Aug 08, 2021

Jabanjia.com – Sejak pandemi COVID-19 salah satu cara memperoleh pendapatan tambahan yang sedang trend adalah berbisnis preloved. Mulai dari baju, tas branded, sampai produk kecantikan! Dari segi penjual bisnis preloved mudah dikerjakan karena tak perlu ribet mencari barang dan ditambah dengan banyaknya pilihan marketplace akan memperbesar jangkauan customer. Sementara untuk customer bisa memperoleh barang yang diharapkan dengan harga miring dengan kualitas yang pantas adalah kepuasan tersendiri sekaligus cara penghematan yang pas.

Tetapi semakin kompetitifnya kompetisi tidak lantas membuat kamu Jialovers yang punya niat untuk mencobanya patah semangat. Berikut beberapa hal yang penting kamu perhatikan sebelum menjalani bisnis preloved.

Jual Barang dengan Keadaan Masih Layak Pakai

Sebenarnya memang tidak ada batas akan tipe dan kondisi barang yang kamu buat. Walau rasio bisnis kamu masih kecil, tidak berarti kamu tidak menerapkan standar kualitas. Di tengah kompetisi yang ada, customer akan menimbang kualitas dibandingkan harga. Tidak boleh ragu juga untuk membersihkan dulu barang supaya menambahkan harga jual.

Tampilkan Foto Sejelas Mungkin

Kamu bebas memastikan konsep foto produk sesuka hati, namun jangan sampai tidak menunjukkan kualitas dari barang yang ingin kamu jual. Bila kamu ingin jual baju, perlu diingat foto tag ukuran supaya lebih jelas kelihatan oleh calon konsumen. Disamping itu tidak boleh sesekali mengubah foto sehingga keadaan barang kamu jauh terlihat dari aslinya.

Deskripsikan Produk Secara Menarik

Selalu jujur akan kondisi produk adalah kunci membuat kepercayaan customer. Tidak boleh ragu untuk menulis apabila ada bekas noda atau goresan yang tidak dapat hilang. Serta semestinya berjualan professional, coba promosikan semenarik mungkin. Luangkan waktu untuk analisa copywriting.

Maksimalkan Media Sosial dan Marketplace

Tidak boleh terpaku hanya pada satu kanal saja. Jika pemula lebih bagus kamu memanfaatkan akun pribadi dulu karena setidaknya telah memiliki pasar sendiri yaitu rekan-rekan dan keluarga. Lantas saat jualan di marketplace, usahakan agar tidak lambat memberi respon pertanyaan dari customer. Sabar hadapi rangkaian pertanyaan customer adalah kewajiban.

Harga yang Realistis

Tiap tujuan dari bisnis adalah mencari untung. Tetapi itu bukan alasan kamu sembarangan dalam menentukan harga barang. Telusuri harga produk baru dan kompetitor. Bila jualan preloved adalah bisnis sambilan atau hanya iseng semata lebih bagus tujuan awal kamu untuk menambah tabungan sekalian membereskan lemari dan gudang. Tetapi bukan berarti kamu tidak dapat untung. Kuncinya adalah perhatikan selera pasar. Siapa tahu dibalik almari baju dan di dalam gudang ada barang yang sedang ramai dicari orang.

Bagaimana Jialovers, siap untuk mulai berjualan preloved?