Timun Bisa Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Fakta atau Mitos?

  • 2 min read
  • Jul 12, 2021

Jabanjia.com – Katanya sih timun bisa bantu pasien hipertensi. Betul tidak ya? Kalian tentu sudah sering mendengar kondisi tekanan darah tinggi. Ya, kondisi ini dimaksud dengan hipertensi. Tekanan darah tinggi dapat menimbulkan penderitanya mempunyai resiko penyakit serius yang dapat mengancam nyawa. Sebutlah saja penyakit jantung, bahkan stroke.

Banyak berita beredar tentang cara pengobatan tekanan darah tinggi. Satu diantaranya dengan konsumsi timun, katanya tekanan darah tinggi bisa turun. Benarkah begitu?

Melansir dari Hellosehat, tekanan darah tinggi adalah keadaan yang tidak bisa sembuh. Tetapi walau begitu tetap dikendalikan. Selain mengandalkan obat-obatan dari dokter, sudah seharusnya bagi penderita hipertensi untuk menerapkan hidup sehat dan konsumsi makanan yang bermanfaat untuk hipertensi, seperti timun.

Dalam 100 gram timun saja memiliki kandungan kurang lebih 136 mg kalium dan 12 mg magnesium. Sementara itu, kalium bisa berfungsi untuk membuat dinding pembuluh darah rileks hingga bisa menurunkan tekanan darah. Tidak hanya itu, jumlah konsumsi kalium yang normal juga penting untuk mengontrol detak jantung dalam angka yang normal.

Dengan begitu, timun bisa dikatakan benar-benar bermanfaat untuk penderita hipertensi lantaran bisa mengontrol tekanan darah tinggi dan tetap memastikan jantung sehat. Karena dari American Heart Association, hipertensi bisa mengakibatkan darah mengalir lancar karena pembuluh darah arteri pada jantung kurang fleksibilitas. Jantung pun jadi bekerja keras untuk memompa darah dan bisa menimbulkan penyakit jantung.

Disamping itu, kandungan asam amino pada timun sangat berguna untuk menurunkan tekanan darah, menurut penelitian di jurnal Nutrients. Kambuhnya gejala hipertensi dapat dihindari dengan konsumsi jenis asam tersebut. caranya dengan menurunkan tekanan darah diastolik dan sistolik.

Homeostasis tubuh jadi meningkat, sehingga tubuhnya dapat berfungsi normal walau ada perubahan di dalam atau di luar tubuhnya. Dengan bertambahnya homeotasis tubuh dari timun ini, penderita hipertensi dapat terbantu dengan terjaganya tekanan darah pada kondisi stabil.

Ditambahkan lagi, sebagai mana kita ketahui, stres memang sering buat emosi, sementara stres oksidatif bisa membuat seseorang beresiko hipertensi. Stres ini biasanya datang dari zat radikal besar seperti asap rokok dan polusi udara. Tetapi, kondisi ini dapat ditangani dengan memperbanyak konsumsi makanan seperti timun yang kaya antioksidan.

Jadi , ternyata konsumsi timun memang betul-betul bermanfaat untuk penderita atau bahkan juga mencegah hipertensi alias darah tinggi guys! Siapa nih yang suka sekali makan timun~