Cek Perbedaan Oxymeter Asli dan Palsu, Supaya Isolasi Mandiri Lebih Aman

  • 2 min read
  • Jul 23, 2021

Jabanjia.com – Salah satu alat yang dibutuhkan saat isolasi mandiri Covid-19 adalah oxymeter. Oxymeter sebagai alat pengukur kadar oksigen pada darah. Kehadiran oxymeter dibutuhkan oleh pasien Covid-19 untuk memeriksa keadaan oksigen, karena kadar oksigen yang rendah umumnya tidak menimbulkan gejala.

Padahal kondisi kurangnya oksigen pada darah adalah kondisi yang cukup beresiko jika tidak segera diatasi. Sayangnya di masa pandemi Covid-19 ini, ada pelaku yang memanfaatkan permintaan oxymeter yang tinggi untuk membuat produk palsu untuk mendulang keuntungan. Karena itu, berikut Jabanjia sudah merangkum cara membandingkan oxymeter asli dan palsu supaya isolasi mandiri menjadi lebih tenang.

Masukkan Jari

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk membandingkan oxymeter palsu dan asli dengan memasukkan jari pada oxymeter. Jika panel pembaca memperlihatkan grafik, maka oxymeter itu asli. Kebalikannya bila oxymeter hanya memperlihatkan angka kadar oksigen tanpa grafik, kemungkinan oxymeter itu palsu. Kamu perlu mengulang percobaan itu sampai 3 kali supaya bisa memilih oxymeter terbaik.

Gunakan Benang

Cara selanjutnya adalah memakai benang dan mengikatnya pada jari. Cara pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengikat seutas benang di pangkal jari telunjuk. Ikat cukup kuat hingga aliran darah ke jari melamban.

Jika hasil menjadi berkurang, maka memperlihatkan jika oxymeter itu asli dan layak jadi oymeter terbaik yang kamu pilih. Kebalikannya jika hasilnya masih tetap atau semakin bertambah naik menjadi pertanda oxymeter itu palsu atau mungkin tidak peka . Maka seharusnya saat sebelum memilih oxymeter, kamu perlu lihat performanya , tidak boleh cuman harga oxymeter.

Gunakan Pensil

Cara ini pernah beredar viral di sosial media dan cukup mudah untuk dilakukan. Kamu perlu memasukkan pensil ke oxymeter, lalu cek hasilnya. Jika oxymeter memperlihatkan tingkat saturasi oksigen dan denyut jantung dari pengecekan pensil, karena itu menjadi pertanda jika oxymeter itu palsu. Jika oxymeter tidak memperlihatkan angka sama sekali, maka bisa jadi pertanda jika oxymeter itu asli karena gagal mengetahui saturasi oksigen dan denyut jantung di pensil. Cara ini dapat kamu lakukan agar bisa mendapatkan oxymeter terbaik dan efisien.

Cek Sertifikasi

Harga oxymeter sering jadi dasar dalam membeli, tapi Anda juga harus mencermati efektivitasnya dan sertifikasi untuk memperoleh oxymeter terbaik. Sertifikasi oxymeter yang bisa dipercaya adalah FDA, RoHS, dan CE.

Itu 4 cara bedakan oxymeter asli dan palsu, supaya isolasi mandiri menjadi lebih tenang. Selamat mencoba, Jialovers!