Arti Retinol dan Retinoid, Apakah Skincare yang Berbeda Atau Sama Saja?

  • 1 min read
  • Jul 24, 2021

Jabanjia.com – Kedua bahan aktif ini tidak asing di telinga para pecinta skincare, Jialovers. Hal yang jadi perhatian dari retinol dan retinoid adalah manfaatnya yang populer sebagai anti aging. Namun masih saja banyak orang yang memandang keduanya sama.

Arti Retinoid

Retinoid adalah nama yang disematkan untuk setiap turunan dari Vitamin A, baik itu asam retinoat, retinol, atau retinyl palmitat. Hal ini diperjelas oleh Shari Marchbein, M.D., seorang dokter kulit di New York City, seperti diambil dari Glamour.com.

“Retinoid adalah istilah umum untuk tiap produk topikal yang memiliki kandungan turunan vitamin A,” ucapnya.

Mengutip dari situs PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia), retinoid yang sering ada di rangkaian produk perawatan kulit dan penyembuhan, dibagi dalam 2 jenis utama:

  • Retinyl palmitate, Retinaldehyde, Retinol: Dijual bebas
  • Asam retinoat, Adapalene, Etretinate dan Tazarotene: jenis retinoid yang hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

Arti Retinol

Sedangkan retinol, adalah salah satu dari beberapa macam retinoid dan retinol bisa disebut lebih halus dibanding asam retinoat, lho Jialovers. Ini karena retinol butuh beberapa saat untuk berkonversi menjadi asam retinoat.

Dengan demikian, hal ini akan memengarui dampak pemakaian penggunanya. Bila kamu bisa melihat efek yang dihasilkan oleh asam retinoat kurang lebih empat sampai enam minggu untuk memperoleh hasil yang signifikan, karena itu retinol memerlukan waktu yang makin lama, yaitu sekitar 12 minggu.

Persamaan Retinol dan Retinoid

Walau secara pengertian keduanya berbeda, tetapi keduanya mempunyai beberapa kemiripan Jialovers, Dimulai dari efeknya seperti, bisa membuat iritasi, membuat kulit kering sampai kemerahan, sampai manfaat mereka yang keseluruhnya sama dengan, anti penuaan, menangani keriput dan garis lembut di wajah menangani jerawat.

Kedua bahan aktif turunan Vitamin A ini memiliki kekuatan masing-masing, hal mana yang harus kamu pakai, sesuaikan kembali dengan kondisi dan keperluan kulitmu. Karena tiap orang mempunyai tingkat toleransi yang berbeda terhadap bahan aktif . Maka, jangan sampai salah pilih!